Padaanggg....

Hari ini hari terakhir di Jakarta dan besok awak pulang ke Padang. Kangeen suasana rumah yang damai (terkadang rusuh) dan hangat (terkadang "panas"). Papa yang pola pikirnya sangat kritis, mama yang pola bicaranya lebih "kritis", Alan yang pola manjanya sangat "kritis", I miss you all :( . Yang paling bikin kangen masakan Mama yang paling enak se-alam semesta. Dengar kabar udah banyak barang dan gadget penambah-betah disana. Semoga selama di Padang ga ada kejadian absurd yang bikin rumah jadi ga nyaman lagi hehe.
Di otak udah banyak planing tapi mungkin seperti biasa, cuma sebagian kecil lagi yang terrealisasi *semoga kali ini nggak. Cuma yang paling penting planing yang harus terlaksana •Membawa kenyamanan ditengah keluarga (Harus!!!!!) , •Memantapkan skill driving (Harus!!!!!) dan • Jalan² muterin sumatera tengah bagian atas dan singgah ke Batam *lovely island (Harus!!)
Pulang emang cuma sebulan tapi disini udah kalang kabut ngadepin kelakuan orang bertingkah mulu. Dibiarin takut kepikiran di Padang, diselesaikan para yang bersangkutan bertele-tele. Ditambah lagi cupang kesayangan mendadak sakit sampai siripnya pada rontok dan diam terus di tempatnya (biasanya lincah dan siripnya ngembang), mungkin dia udah ga tahan 4 bulan lebih sama majikan seperti aku (makan sekali seminggu - ganti air kalau ingat). So much to do so litle time. Sampai² gak enak badan gara² banyak pikiran. Ya itulah aku gampang sakit kalau banyak pikiran extreme entah kesiapalah mau mengadu. At least Padang, i'll rock you :)

"Alah lamo awak ndak caliak² blog iko, pas sakik surang takana kasiko haha"

Daughtry - Home

Category: | 0 Comments

Aku yakin kesalahan, kekecewaan, dan penyesalanku saat ini memperkaya pendewasaan diriku untuk lebih bijak dan sabar. Semoga semua tantangan ini menjadikanku pribadi yang lebih baik. Aminn..

Category: | 0 Comments

Cinta bisa datang, hilang, dan berubah. Tapi seperti nya cinta tidak bisa menunggu. Saatnya ambil sikap untuk tidak lagi memposisikan diri sebagai "watchman". Ketika keegoisan dan menang sendiri sudah diatas segala-galanya dan kepercayaan hanya tinggal ucapan "iya percaya" atau "terserah", untuk apa lagi usaha selama ini untuk memberi keyakinan. Jika pikiran negatifnya tetap dia jadikan landasan untuk mengambil kesimpulan, dan jika dia tidak mau tahu atau menerima kebenaran dan kenyataan yang ada, disaat itu manfaat saya sebagai orang yang bisa (InsyaAllah) membuat dia jadi pribadi yang lebih baik tidak lagi dibutuhkan. Minimal aku sudah berusaha untuk mencegah kamu terjun ke jurang yang sama. Maafkan aku bila sudah sampai waktuku untuk bertahan dan kamu terjatuh lagi, aku sudah tidak ada didasar jurang itu lagi untuk menangkap dan menyelamatkanmu.

Category: | 0 Comments


Hampir setiap hari media elektronik dan media cetak memberitakan tentang konflik yang terjadi di dunia internasional dan nasional. Tidak dapat dipungkuri konflik adalah sesuatu hal yang wajar dalam kehidupan sehari-hari. Ada pun pengertian konflik tersebut adalah bentuk interaktif yang terjadi pada tingkatan individual, interpersonal, kelompok atau pada tingkatan organisasi yang mengakibatkan salah satu pihak berusaha untuk mengalahkan atau menyingkirkan pihak yang lain. Akhir-akhir ini di negara kita begitu sering terjadi konflik seperti konflik antar masyarakat yang saling menyakiti, konflik antara masa dan pemerintahan, konflik dengan negara tetangga. Menurut saya konflik yang terjadi akhir-akhir ini hanya ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang memancing agar terjadi konflik untuk mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri atau kelompoknya. Dan sayang nya dewasa ini sebagian besar masyarakat Indonesia sangat labil dan sangat gampang di adu domba hanya karena permasalahan sepele.

Menurut saya konflik antar kelompok yang terjadi di Indonesia dapat di tanggulangi dengan menyadarkan setiap masyarakat agar :
• Menganalisa terlbih dahulu penyebab konflik tersebut.
• Lebih mendahulukan logika dari pada perasaan/emosi
• Melakukan tindakan yang bisa meminimalisir terjadi nya konflik berkepanjangan
• Tidak gampang menyerah dan pasrah dengan keadaan
• Selalu berfikir positif
• Meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan

Menurut pandangan sosial (tidak termasuk konflik individual), konflik terdiri dari 3 macam yaitu :

Pandangan tradisional
Pandangan ini menyatakan bahwa konflik itu hal yang buruk, sesuatu yang negatif, merugikan, dan harus dihindari. Konflik ini merupakan suatu hasil disfungsional akibat komunikasi yang buruk, kurang kepercayaan dan kurang keterbukaan di antara orang – orang atau organisasi.

Pandangan hubungan manusia
Pandangan ini menyatakan bahwa konflik dianggap sebagai suatu peristiwa yang wajar terjadi di dalam kelompok atau organisasi. Konflik dianggap sebagai sesuatu yang tidak dapat dihindari karena di dalam kelompok atau organisasi pasti terjadi perbedaan pandangan atau pendapat. Oleh karena itu, konflik harus dijadikan sebagai suatu hal yang bermanfaat guna mendorong peningkatan kinerja organisasi. Dengan kata lain, konflik harus dijadikan sebagai motivasi untuk melakukan inovasi atau perubahan di dalam tubuh kelompok atau organisasi.

Pandangan interaksionis
Pandangan ini cenderung mendorong suatu kelompok atau organisasi terjadinya konflik. Hal ini disebabkan suatu organisasi yang kooperatif, tenang, damai, dan serasi cenderung menjadi statis, apatis, tidak aspiratif, dan tidak inovatif. Oleh karena itu, menurut pandangan ini, konflik perlu dipertahankan pada tingkat minimum secara berkelanjutan sehingga tiap anggota di dalam kelompok tersebut tetap semangat, kritis – diri, dan kreatif.

Ada beberapa jenis konflik yaitu :

•Konflik individu.
Konflik individu bermaksud konflik yang terjadi pada diri sendiri. contoh nya ragu-ragu, bimbang, penyesalan, dll. Ini adalah konflik yang paling sering terjadi karena begitu banyak nya keputusan yang meragukan yang harus di putuskan.

•Konflik individu dengan individu.
Konflik ini adalah konflik yang tercipta karena perbedaan pendapat yang terjadi antara 2 orang. setiap orang memiliki pendirian dan perasaan yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Perbedaan pendirian dan perasaan akan sesuatu hal ini yang dapat menjadi faktor penyebab konflik sosial. Contoh nya perasaan saling tidak suka antar satu sama lain karena perbedaan pendapat.

•Konflik individu dengan kelompok/organisasi dan sebalik nya.
Contoh nya di kucilkan dalam masyarakat.

•Konflik kelompok dengan organisasi (terorganisir).
Contoh nya perselisihan antar masa dengan kepolisian.

•Konflik organisasi dengan organisasi.
Contoh nya keributan antar desa atau ormas.

•Konflik negara dengan negara lain nya.
Contoh nya sengketa antara Malaysia dan Indonesia, pertikai an antara Israel dan Palestina.

Untuk menyikapi akan arti konflik sebaik nya kita mengambil dalam sisi positif atau pandangan hubungan manusia yang menyatakan konflik adalah hal yang wajar dan dapat menjadi motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dalam pandangan ini konflik yang bersifat kecil yang tidak berefek kerugian yang nyata, seperti perdebatan atau perselisihan dalam skala kecil. Tidak ada konflik yang tidak ada penyelesaian nya. Semoga negara kita terhindar dari konflik-konflik besar yang mengakibatkan kerugian materi dan korban jiwa. amiin....

Category: | 0 Comments

Akhir-akhir ini banyak terjadi penyelewengan dalam berorganisasi, contoh umum nya saja KKN. Padahal begitu banyak karakteristik berbudaya dalam berorganisasi yang harus diperhatikan untuk menanggulangi terjadi nya penyelewengan tersebut.
Sebelum membahas karakteristik dalam berorgansasi kita harus mengerti akan pengertian budaya berorganisasi itu sendiri.

dalam wikipedia pengertian budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi yang berisi tata cara dalam melakukan segala aktifitas dalam kehidupan sehari-hari.
Sedangkan organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia yang terstruktut untuk mencapai tujuan bersama, adapun contoh nya seperti organisasi politik, organisasi sosial, dll.
jadi dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi adalah sebuah sistem makna bersama yang seharus nya dianut oleh para anggota agar tujuan masing-masing anggota dapat tercapai sebagaimana mesti nya serta tidak tercipta penyelewengan yang tidak diinginkan.

Kebiasaan, tradisi, dan cara umum dalam melakukan segala sesuatu yang ada di sebuah organisasi saat ini merupakan hasil atau akibat dari yang telah dilakukan sebelumnya dan seberapa besar kesuksesan yang telah diraihnya di masa lalu. Jadi kebiasaan=kebiasaan positif itu lah yang harus dilestarikan


Adapun Karakteristik budaya organisasi adalah sikap-sikap atau hal-hal yang harus ditanamkan setiap anggota dalam tiap organisasi. Karakteristik itu adalah :

•Inovasi dan keberanian mengambil risiko. Sejauh mana karyawan didorong untuk bersikap
inovatif dan berani mengambil risiko.

•Perhatian pada hal-hal rinci. Sejauh mana karyawan diharapkan menjalankan presisi, analisis, d perhatian pada hal-hal detail.

•Orientasi hasil. Sejauh mana manajemen berfokus lebih pada hasil ketimbang pada teknik dan proses yang digunakan untuk mencapai hasil tersebut.

•Orientasi orang. Sejauh mana keputusan-keputusan manajemen mempertimbangkan efek dari hasil tersebut atas orang yang ada di dalam organisasi.

•Orientasi tim. Sejauh mana kegiatan-kegiatan kerja di organisasi pada tim ketimbang pada indvidu-individu.

•Keagresifan. Sejauh mana orang bersikap agresif dan kompetitif ketimbang santai.
Stabilitas. Sejauh mana kegiatan-kegiatan organisasi menekankan dipertahankannya status quo dalam perbandingannya dengan pertumbuhan.

•Tanggung jawab. Sejauh mana segala keputusan atau tindakan yang dilakukan dapat diprtanggungjawab kan.

Adapun Fungsi-fungsi budaya dalam berorganisasi :
1. Batas
Budaya berperan sebagai penentu batas-batas; artinya, budaya menciptakan perbedaan atau yang membuat unik suatu organisasi dan membedakannya dengan organisasi lainnya.
2. Identitas
Budaya memuat rasa identitas suatu organisasi.
3. Komitmen
Budaya memfasilitasi lahirnya komitmen terhadap sesuatu yang lebih besar daripada kepentingan individu.
4. Stabilitas
Budaya meningkatkan stabilitas sistem sosial karena budaya adalah perekat sosial yang membantu menyatukan organisasi dengan cara menyediakan standar mengenai apa yang sebaiknya dikatakan dan dilakukan karyawan.

Seharusnya tiap-tiap karakteristik ini tertanam dalam pribadi masing-masing anggota organisasi agar semua tujuan masing-masing anggota dapat tercapai. Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup.Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.

Category: | 1 Comment

Manusia pada dasar nya memiliki 2 hubungan yaitu :

1. Hubungan manusia dengan Tuhan berwujud Agama / Kepercayaan
2. Hubungan manusia dengan manusia berwujud social

Tuhan menciptakan kita berbeda-beda 1 dengan yang lain. Kita akan Merenungkan Kenapa Tuhan menciptakan kita berbeda.
Saya bukan mempertanyakan apa yang sudah tuhan kehendaki ke makhluknya karena tidak sepantasnya kita bertanya tanya tentang apa yang tuhan kehendaki, yang harus kita jalani adalah apa yang sudah di berikan tuhan kepada kita,
Akan tetapi tuhan selalu memberikan jalan kepada hambanya untuk menemukan sebuah jawaban dari smua pertanyaan. tuhan menciptakan rasa cinta sehingga semua perbedaan dapat disatukan. Tuhan menciptakan manusia dengan berbagai macam perbedaan supaya manusia dapat berinteraksi dan saling melengkapi
Selain itu manusia diciptakan berbeda agar manusia tersebut dapat di ketahui betapa besar rasa syukur nya kepada tuhan yang telah menciptakan dia dan menciptakan persaingan sehat untuk menciptakan manusia-manusia yang lebih baik ( setidak nya berusaha untuk lebih baik ) untuk mencapai semua cita-cita yang mereka impikan.

Sekarang saya akan membahas sedikiit tentang hubungan cita-cita terhadap Tuhan yang maha esa. Manusia adalah makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna. Adapun manusia diberikan hawa nafsu dan cita-cita untuk masa depannya. tapi kebanyakan manusia saat ini hanya berusaha menggapai cita-cita dunia dan melupakan cita-cita yang seharusnya ada dalam manusia tersebut, yaitu cita-cita untuk mendapatkan segala ke ridho an Allah dalam setiap perbuatan / pekerjaan yang dihasilkan oleh manusia tersebut. Kebanyakan manusia terlena akan gemerlap nya dunia dan berusaha untuk mendapat kan semua keindahan yang ada didunia dan melupakan semua keindahan ridho dari Allah SWT.
Ada sebuah tulisan yang selalu saya pajang dikamar sebagai motivasi dan untuk lebih menyadari kebesaran tuhan.
tulisan nya berisi sebagai berikut :

KETAHUILAH OLEHMU...

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari sebuah usaha yang sepertinya sia-sia, Allah tau betapa keras engkau telah berusaha.
Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja, Allah sedang menunggu berasama mu.
Jika kau merasa kesepian dan merasa kehidupan ini hampa, Allah selalu berada diampingmu.
Ketika kau berpikir kau telah mencoba semua nya dan tidak tau lagi mau berbuat apa-apa, Allah punya jawaban nya.
Ketika sesuatu terasa semakin aneh, tidak adil, tidak masuk akal dan kau sangat merasa tertekan, Allah dapat menenangkan mu.
Tiba-tiba kau mendapatkan jejak-jejak harapan, Allah sedang berbisik kepadamu.
Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap sukur, Allah telah memberkatimu.
Ketika sesuatu menjadi indah dan kau dipenuhi ketakjuban, Allah telah tersenyum kepadamu.
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi, Allah sudah membuka matamu .
Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap, Allah maha tau.


Tulisan tersebut selalu memotivasi saya dikala dalam keterpurukan, kesedihan, kesepian, dan keputusasaan dalam menggapai semua yang saya harapkan dan saya cita-cita kan. Tulisan tersebut sampai saat ini selalu saya pajang dan sudah terlihat sedikit menguning dan lusuh. Tapi terlihat unik sehingga menarik perhatian hehe..

Saya orang nya memang memiliki banyak cita-cita dari kecil dan sepertinya akan selalu berubah/bertambah seiring berkembang nya jaman dan usia. Tapi semua cita-cita tersebut alangkan indah nya apabila diridhoi oleh Allah.
Cita-cita kita sebagai manusia seharus nya hanya 1, yaitu mendapatkan ridho dari Allah, dengan keridhoan dari tuhan segala nya akan terasa indah dan menyenangkan. Kehidupan yang kita jalani adalah melewati jalan waktu kehidupan dunia untuk menuju Tuhan.

Category: | 0 Comments

A. Pendahuluan
Mata kuliah ilmu budaya dasar adalah salah satu mata kuliah yang membahas tentang nilai-nilai kebudayaan,tentang berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini diperlukan,karena kekurangan pada system pendidikan kita. Disinilah diharapkan kegunaan mata kulian ini,agar para lulusan perguruan tinggi kita dari semua jurusan dapat mempunyai suatu kesamaan bahan pembicaraan.
Dengan mendapatkan mata kuliah Ilmu Budaya Dasar mahasiswa diharapkan nantinya memiliki latar belakang pengetahuan yang cukup luas tentang kebudayaan Indonesia pada umumnya dan menimbulkan minat mendalaminya lebih lanjut.
Latar belakang diberikan mata kuliah IBD dalam konteks budaya,Negara dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut:
1. kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbai suku bangsa dengan segala keanekaragaman budaya.
2. proses pembangunan yang sedang berlangsung dan terus-menerus menimbulkan dampak positif dan negative.
3. kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia.
Ilmu Budaya Dasar merupakan salah satu komponen dari sejumlah mata kulaih dasar umum yang merupakan matakuliah wajib disemua perguruan tinggi,baik yang sifatnya eksata maupun yang non eksata.
Jadi, pendidikan umum yang menitik beratkan pada usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa,pada dasarnya berbeda dengan mata kuliah-mata kuliah Bantu yang bertujuan untuk menompang keahlian mahasiswa dalam disiplin ilmunya. Demikian pula berbeda dengan pendidikan keahlian yang bertujuan untuk mengembangkan keahlian mahasiswa dalam bidang atau disiplin ilmunya.

B. Pengertian Ilmu Budaya Dasar dan Tujuan Ilmu Budaya Dasar
Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm. Istilah Humanitiesm itu sendiri berasal dari bahasa latin humanus yang bias diartikan manusia,berbudaya dan halus.

Tujuan pengkajian mata kuliah IBD tidak merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian jelaslah bahwa mata kuliah IBD tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya, akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya,baik yang menyangkut orang lainatau alam semsta sekitanya,maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
Untuk bias menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat :
1. mengusahakan penakjaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya.
2. memberi kesmpatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah manusia dan budaya.
3. mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing.
4. mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain.

C. Kesimpulan
Ilmu budaya dasar bukan lah ilmu sastra.ilmu tari,ilmu filsafah ataupun ilmu lainya yang terdapat dalam pengetahuan budaya. Ilmu Budaya Dasar hanya mempergunakan karya-karya yang terdapat dalam pengetahuan budaya untuk mendekati masalah-masalah kemanusiaan dan budaya.
Ilmu Budaya Dasar semata-mata hanya sebagai salah satu usaha mengembangkan peribadian para mahasiswa-mahasiswi untuk memperluas wawasan cara berpikir mereka tentang kebudayaan. Serta kemampuan kritikal para mahasiswa-mahasiswi terhadap nilai-nilai budaya yang ada d alam semesta,menyangkut diri orang lain ataupun menyangkut diri mereka masing-masing.

Category: | 0 Comments